Kebijakan Boleh Beda, yang Penting Hasil Akhir

Kamis, 24 Juni 2021 12:47 WIB

Share
Kebijakan Boleh Beda, yang Penting Hasil Akhir
Ilustrasi "Sental-sentil". /Dok. Pos Kota/Kartunis Ucha

INFO UMKM - KEBIJAKAN menangani pandemi boleh beragam di masing-masing daerah, tetapi tujuan yang hendak dicapai adalah sama, yakni negara kita segera bebas dari penularan virus corona.

Beragamnya kebijakan jangan lantas diartikan penanganan pandemi tidak tidak terkoordinasi dengan baik. Bukan itu.
 
Acuan baku yang dikeluarkan pemerintah pusat tetap menjadi pedoman utama dalam mencegah penyebaran Covid-19.

Seperti kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro yang sekarang sedang dijalankan. Semua pemerintah daerah (pemda) wajib tunduk dan menjalankan kebijakan tersebut.

Acuan dasarnya sama, tetapi cara menjalankan PPKM berbasis mikro itu yang berbeda. Bahkan, harus berbeda jika kondisi masing-masing daerah berbeda pula.

Angka penyebaran berbeda, tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit rujukan berbeda. Angka kesembuhan dan kematian berbeda.

Yang paling berbeda adalah karakter masyarakat daerah yang satu dengan lainnya, yang tentu saja membutuhkan kebijakan yang berbeda pula. Jika sama, tidak ubahnya tanpa kreasi dan inovasi.

Itulah sebabnya setiap kepala daerah harus jeli mencermati karakter masyarakatnya agar pencegahan Covid-19 dapat berjalan secara maksimal. Selaras dengan hati nurani dan kehendak rakyat.

Itulah yang sering disebut mengimplementasikan kebijakan dengan menyesuaikan tantangan dan peluang di masing-masing daerah.

Karena itu pula keberhasilan pelaksanaan PPKM berskala mikro sangat ditentukan oleh kepala daerah sejauh mana mengimplementasikan kebijakannya di daerah yang dikendalikannya.

Implementasi kebijakan dalam menangani pandemi akan mendapat dukungan penuh masyarakat, jika sesuai kebutuhan masyarakat.

Halaman
1 2
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar