Liwa Supriyanti Menilai Industri Baja Bisa Membangun Lingkungan Lebih Baik 

Selasa, 8 Maret 2022 17:49 WIB

Share
Liwa Supriyanti Menilai Industri  Baja Bisa Membangun Lingkungan Lebih Baik 
Direktur Gunung Prisma, Liwa Supriyanti. (Dok. Gunung Prisma)

INFO UMKM - Sebagai sebuah industri dasar berbasis logam, baja selalu dilihat dari seberapa besar pemanfaatannya dalam pembangunan fisik dan penyerapan tenaga kerjanya. 

Dalam penilaian Liwa Supriyanti, industri baja masih akan membangun lingkungan yang lebih baik di masa depan.

Pengusaha yang telah berkecimpung selama lebih dari 20 tahun di industri perdagangan baja itu mengerti akan nilai strategis logam berat itu di berbagai sektor pembangunan. 

Logam ini mulai dominan menopang prikehidupan manusia sejak 4.000 tahun yang lalu dan permintaannya selalu naik dari tahun ke tahun sampai sekarang. 

Nilai bisnisnya diperkirakan akan mencapai sekitar USD 14,3 triliun pada 2028.

Definisi industri baja adalah bidang usaha yang mengolah bijih besi menjadi baja. 

Pengolahan baja juga berkembang seiring dengan kemajuan teknologi.

Gunung Prisma bangun jembatan di Nangela, Tegalbuleud, Sukabumi, Jawa Barat. (Dok. Gunung Prisma)

 

Meskipun bukan yang utama, tapi ketersediaan material ini mutlak diperlukan saat negara dan masyarakat mengejar konstruksi atau industri yang lebih luas. 

Semua hal yang kita jumpai setiap hari pasti menggunakan baja, seperti jembatan, rel, mobil, dan peralatan lain-lainnya. 

Halaman
1 2 3 4
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar