Potensi Ekonomi Digital Indonesia Capai Rp4.500 Triliun, Terbesar di Asia Tenggara Tahun 2030

Minggu, 21 Agustus 2022 19:07 WIB

Share
Kemenkop UKM Teten Masduki. Dok. Humas Kemenkop UKM
Kemenkop UKM Teten Masduki. Dok. Humas Kemenkop UKM

INFO UMKM - Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki segera menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mendorong pedagang mie dan bakso on boarding dan memanfaatkan teknologi digital dalam mengembangkan usahanya.

Teten mengatakan Indonesia akan menjadi negara terbesar di Asia Tenggara pada tahun 2030 dengan potensi ekonomi digital mencapai Rp4.500 triliun. 

“Karena itu, Pak Presiden memahami betul bagaimana ekonomi digital kita yang sangat besar di Asia Tenggara itu juga harus dinikmati oleh para pedagang bakso, sehingga Pak Presiden mengarahkan supaya pedagang bakso harus berjualan secara online,” kata Teten di Pelataran Tugu Proklamasi, Jakarta, Sabtu, 20 Agustus 2022 malam.

Pada kesempatan itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka secara virtual Gebyar Wayang Kulit yang diselenggarakan oleh Paguyuban Pedagang Mie dan Bakso (Papmiso).

Gebyar Wayang Kulit yang didalangi Ki Bayu Aji dan lakon Wahyu Adi Negoro itu mengambil tema “Pedagang mie bakso optimis pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat, rasa makin lezat”.

Menteri Teten mengatakan, Pemerintah menargetkan sebanyak 30 juta UKM masuk pasar digital pada tahun 2024, namun pada tahun ini baru tercapai sebanyak 19,5 juta UKM. 

Ia optimistis dalam sisa waktu dua tahun ke depan target tersebut bakal tercapai, salah satunya atas kontribusi dari para pedagang mie dan bakso.

“Sekarang ini saya sudah dapat info dari Mas Bambang (Ketua Papmiso) bahwa dari 50 ribu anggota Papmiso 1.200 sudah go online."

"Saya juga dapat data dari Go Food sekitar 62.700 yang jualan mie dan bakso sudah terhubung ke online. Grab Food juga sekitar 120 ribu."

"Jadi sebenarnya sudah cukup banyak, nanti kita ada PR dengan Papmiso bagaimana 50 ribu (anggota Papmiso) dalam dua tahun kita targetkan semua go online,” ucap Teten.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar